Friday, April 24, 2015

Kronologis Penembakan Karyawan SPBU oleh BEGAL !!

Perampokan bersenjata api kepada karyawan SPBU kembali berjalan, Selasa (21/4/2015) siang kurang lebih pukul 13.00. Kali ini, korban perampokan ialah Endang Suhendar, karyawan SPBU 34.16420 Cipayung.

Endang yg mengendarai sepeda motor Honda Beat dipepet tiga tersangka yg mengendarai dua sepeda motor Suzuki Satria di Jalan Raya Cipayung, Citayam, Depok, tepatnya di depan Gang Karung. Salah satu orang tersangka serta-merta mengeluarkan senjata api & menembakkannya ke arah Endang. Akibatnya, Endang tersungkur.

Menurut satu orang saksi mata yg bernama Salim, kejadian berjalan amat segera. Ketika itu, Endang mengendarai Honda Beat ke arah Jalan Margonda.

"Di dekat Gang Karung, ia dipepet dua motor. Habis itu, ada nada tembakan. Korban cepat jatuh, & motornya diboyong lari," kata Salim.

Salim mengemukakan bahwa tersangka pula pernah menembak sekali ke hawa buat menakut-nakuti masyarakat. Mereka melaksanakan hal tersebut sebelum kabur mengambil motor Honda Beat korban.

"Waktu habis nembak korban hingga jatuh, tersangka lain ambil motor korban. Kala itu tersangka yg bawa senpi nembak sekali lagi agar masyarakat enggak maju. Habis itu mereka kabur," kata Salim di tempat kejadian.
Menurut ia, tiga tersangka yg mengendarai dua motor Suzuki Satria segera kabur ke arah Margonda. "Warga serentak tolong korban, & bawa ke rumah sakit," menurutnya.

Perwira Humas Polresta Depok, Ipda Bagus Suwardi, membenarkan kabar tentang kejadian ini. Menurut Bagus, korban dikala ini dilarikan ke RS Citama, Pabuaran, Bogor.

"Korban masihlah menjalani perawatan intensif. Kasusnya masihlah kami dalami dgn mengidentifikasi tersangka," kata Bagus.

Pada Awal Mulanya, Kapolres Depok Komisaris Agung Ahmad Subarkah menyampaikan, pihaknya belum mengetahui apakah tersangka cuma berniat melakukan pencurian motor korban atau telah mengetahui korban mengambil duit dalam jumlah tidak sedikit. (Baca : Di Depok, Begal Tembak Karyawan SPBU yg Bawa Rupiah 185 Juta)

"Padahal, di motor itu, korban pun menaruh duit senilai Rupiah 185 juta," kata Ahmad diwaktu dihubungi, Selasa petang
tabita skin care

No comments:

Post a Comment